Renungan Tentang Ketidak adilan

Ada banyak orang yang bersorak riang atas ketidak adilan. Kenapa? Karena yang diperlakukan tidak adil bukan dirinya, atau bukan kelompoknya. Karena yangndoperlakukan tidak adil adalah orang yang ia benci. Karena yang diperlakukan tidak adil adalah musuhnya.

“Janganlah kebencianmu pada suatu kaum menjadikan kamu tidak adil.”

Yang sepatutnya kita benci adalah ketidak adilan itu sendiri. Maka, ketika ada orang diperlakukan tidak adil, kita tidak suka. Meski orang itu musuh yang kita benci.

Kenapa perlu begitu? Ketidak adilan tak pandang bulu. Hari ini boleh jadi pihak sana yang diperlakukan tidak adil. Tapi besok-besok bisa saja ia akan menimpa kita sendiri. Bila ketidak adilan itu ada, maka ia bisa menimpa siapa saja. Karena itu kita harus berjuang untuk meniadakannya, bukan memanfaatkannya.

Yang paling parah adalah orang-orang yang selama ini mengeluh karena (merasa) diperlakukan tidak adil. Lalu mereka bersorak saat lawannya juga diperlakukan tidak adil. Mereka menganggap ketidak adilan atas pihak lawan adalah sebuah keadilan.

Bagi saya, perjuangan untuk menegakkan keadilan itu dimulai dari pembebasan diri kita dari sekat-sekat yang dapat membuat kita tidak lagi adil dalam berpikir.

catatan Kang Hasan

5 artikel terakhir di Blog Mutiara Bijaksana

Yuuk langganan Blog Mutiara Bijaksana

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Mari Berkomentar...


Categories: Catatan Kecil