Tugas Utama Umat Beragama

Bagiku, tugas utama umat beragama itu bukan untuk mengagamakan manusia, bukan pula untuk mengafirkan manusia, apalagi untuk “menuhankan” manusia. Tapi untuk memanusiakan manusia. Selama Anda masih sibuk mengagamakan, mengafirkan, dan “menuhankan” manusia, maka sejatinya Anda belum beragama meskipun mungkin di KTP, Anda mencantumkan agama idolamu. Tapi ingat: agama idolamu itu belum tentu “agama idola” Tuhan. Bahkan Tuhan sendiri tidak jelas agamanya apa atau punya agama atau tidak, kan?

Tugas Utama Umat Beragama

Tugas Utama Umat Beragama

Jadi, kalau Anda berminat, silakan saja beragama dan merayakan ritual-keagamaan sesuka Anda, tapi kemudian jangan sekali-sekali merendahkan derajat, otentisitas, dan kualitas agama yang dianut orang lain. Silakan saja meyakini setengah mati konsep dan tafsir Anda tentang Tuhan tapi jangan sekali-sekali meremehkan pemahaman, konsep, dan tafsir Tuhan penganut agama lain.

Ingat ya, di dunia ini, bukan hanya Anda saja yang mempunyai Tuhan. Umat lain juga punya Tuhan. Maka, apa yang Anda yakini kebenarannya belum tentu benar di mata orang lain. Anda mungkin menganggap Tuhan umat lain palsu.

Umat lain juga menganggap hal yang sama pada Tuhan Anda. Jadi jangan nakal ya menertawakan ritual, ibadah, dan Tuhan umat agama lain. Gak boleh ya? Tidak ada yang benar benar benar di dunia fana ini. Jadi tidak perlu ngotot dan eyel-eyelan, apalagi sampai berantem dengan teman, keluarga dan saudara.

catatan Sumanto Al Qurtuby

5 artikel terakhir di Blog Mutiara Bijaksana

Yuuk langganan Blog Mutiara Bijaksana

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Mari Berkomentar...


Categories: Spiritualitas