Renungan Tentang Citra Diri…

Penampilan fisik seperti cakep-jelek itu relatif dan tidak ada standarisasinya. Tapi ketika orang cantik atau ganteng dibilang “Kamu jelek” biasanya dia tidak akan marah bahkan justru akan tersenyum atau tertawa saja yang bahkan akan semakin menambah kecantikan atau kegantengannya. Berbeda dengan orang jelek (maaf). Saat dikatain “Kamu jelek” maka dia akan tersinggung, marah dan ngamuk-ngamuk.

Begitu pula dengan pemahaman agama. Saat orang dengan pemahaman agama yang cukup baik dimaki “Kamu sesat, kafir, murtad, najis, PKI, syiah, liberal, anjing, babi, iblis, neraka dsb” maka dia tidak akan marah tapi cukup tersenyum saja yang menandakan bahwa pemahaman agamanya semakin baik.

Berbeda dengan orang yang pemahaman agamanya masih sangat dangkal. Dia akan tersinggung (meski orang lain tidak berniat menyinggungnya), marah, ngamuk dan mungkin akan teriak “Bunuh, penggal, hancurkan…. dsb”.

Semua ini hanya masalah psikologi citra diri. Orang yang baik dan bersih hatinya akan melihat kebaikan dan keindahan yang ada di sekelilingnya dan dia bisa melihat kebaikan yang ada dalam diri setiap orang.

Sedangkan orang yang jiwanya bermasalah maka dia akan melihat semua yang ada di sekelilingnya adalah buruk yang sebenarnya hanyalah cermin dari kondisi batinnya sendiri. Dia akan berprasangka buruk pada setiap orang dan menganggap semua yang berbeda dengan dirinya adalah musuh yang pantas dimusnahkan.

sumber: catatan Muhammad Zazuli di Facebook

5 artikel terakhir di Blog Mutiara Bijaksana

Yuuk langganan Blog Mutiara Bijaksana

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Mari Berkomentar...


Categories: Catatan Kecil