Mengapa Orang Tua harus hadir mendampingi pertumbuhan anaknya? Belajar dari Soichiro Honda

Soichiro Honda, pendiri raksasa otomotif Honda, pada masa kecilnya malas sekolah. Nilai rapornya jelek. Ia harus menyerahkan rapor kepada orang tuanya, tapi ia takut. 

Mengapa Orang Tua harus hadir mendampingi pertumbuhan anaknya?

Tapi rapor itu harus dikembalikan kepada gurunya dengan stempel nama orang tuanya. Di Jepang orang memang tidak menggunakan tanda tangan, tapi stempel bertuliskan nama sendiri. Soichiro kemudian membuat stempel dari ban bekas, dan menyetempel rapornya sendiri.

Belakangan beberapa temannya minta dibuatkan pula stempel palsu. Tapi karena ini kecurangan Soichiro terbongkar. Kenapa? Dia tidak sadar bahwa huruf di stempel harus dibuat terbalik.

Nama keluarga dia, Honda, kebetulan tidak masalah bila dibuat terbalik atau tidak. Nama dia ditulis 本田, dengan 2 huruf simetris. Sedangkan huruf untuk nama-nama lain akan terbalik pada hasil stempelnya, bila huruf di stempel tidak dibalik.

Anak kreatif, tapi di mata orang tua sering dilihat sebagai anak bandel belaka. Kreativitas anak akan mati bila kita redam. Atau, ia akan tumbuh menjadi kejahatan bila tidak dibimbing. Karena itulah, kita harus hadir mendampingi pertumbuhan anak-anak.

sumber tulisan: catatan Kang Hasan di Facebook

Soichiro Honda

Soichiro Honda

baca juga: Daycare: Solusi untuk Bunda pekerja & Panduan memilih Daycare

5 artikel terakhir di Blog Mutiara Bijaksana

Yuuk langganan Blog Mutiara Bijaksana

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Mari Berkomentar...


Categories: Parenting