Renungan Tentang Pendidikan Keluarga

Ada teman yang curhat ke saya.” Putra saya sangat pintar di sekolah dan masuk perguruan tinggi dengan jurusan sesuai harapan saya. Lulus dengan IP tinggi. Kami mendidiknya dengan agama, dan dia sangat taat beragama. Tapi dia gagal dalam karir dan rumah tangga. Apa salahnya? Kalau ini cobaan dari Tuhan, terlalu berat cobaan bagi nya. Apa yang harus saya lakukan? ”¬†

Renungan Tentang Pendidikan Keluarga

Saya katakan kepada teman bahwa tidak ada yang salah terhadap anaknya. Dia sedang berproses. Jangan lagi dicampuri takdirnya. Jangan pula di pertanyakan nasibnya. Doakan saja. Karena kalau kita sebagai orang tua kembali memikirkan dan mencarikan solusi untuk dia maka sampai mati dia tidak akan pernah dewasa. Ambil hikmahnya mengapa itu terjadi pada anak kita. Mengapa ?

Mungkin anak kita sekolahkan sesuai dengan keinginan kita. Hanya untuk memuaskan ego kita. Tanpa di sadari anak sukses menjadi orang terpelajar tapi gagal jadi orang terdidik. Anak kita ajarkan agama tentang aqidah yang serba simbolik. Kita sukses menjadikannya terpelajar soal agama tapi kita gagal mendidiknya menjadi orang beragama.

Bahwa orang beragama tahu bahwa tidak ada keimanan tanpa cobaan dan semua orang harus melewati proses sunatulah yang kadang harapan dan keinginan tidak sesuai dengan kenyataan. Kesabaran adalah mutlak untuk memastikan selalu bersama Tuhan.

Bukankah sebaik sebaiknya manusia adalah yang paling banyak manfaatnya bagi orang lain. Dan itu tidak dengan cara meminta tapi memberi. Memberi bukan hanya dalam hal materi tapi juga melepaskan ego yang pada waktu bersamaan sangat di butuhkan, Semuanya karena keimanan kepada Tuhan yang tak bertepi dengan tumpuan Ikhlas.. Semudah menyebut namun keteladanan kita sebagai orang tua di hadapan anak adalah pendidikan yang tak terbantahkan untuk membentuk karakter anak menjadi orang terdidik yang paham arti mencitai…

Pahamkan sayang?

Renungan Tentang Pendidikan Keluarga

Renungan Tentang Pendidikan Keluarga

5 artikel terakhir di Blog Mutiara Bijaksana

Yuuk langganan Blog Mutiara Bijaksana

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Mari Berkomentar...


Categories: Akhlak Mulia