Islam yg Lembut…

Ada yang inbox ke saya..

” Babo saya muslim, tapi saya jarang sholat. Apakah salah?
” Menurut syariat tentu salah. Mengapa sampai begitu ?

” Banyak hal yang membuat saya malas sholat.”
” Kalau gitu setiap hari berusahalah kurangi kemalasan itu. Walau hanya secuil berkurang, niat kamu akan di anggap Allah sebagai Jihad.”

” Saya belum bisa baca Al Quran
” Bisa baca al fatihah ?

” Bisa.”
” Engga apa. Perbanyaklah baca al fatihah. Nanti seiring waktu kamu akan terdorong untuk belajar membaca Al Quran.”

” Mengapa babo begitu lembut menyikapi saya. Sementara orang lain terkesan merendahkan saya. Maksa saya ngaji dengan mereka. Apakah islam harus benar kalau ngaji sesuai kata mereka”
” Tidak ada pemaksaan dalam beragama. Setiap manusia membawa takdirnya masing masing. Ada yang tidak mengakui islam, tapi bisa saja suatu saat dia masuk islam dan menjadi pembela islam di garis depan. Ada orang taat beragama, tapi suatu saat bisa saja dia menjadi ingkar kepada Allah, dan menjadi musuh islam. Ada orang yang beragama secara sederhana , namun dia lakukan dengan ikhlas, yang nilainya mungkin lebih mulia dibandingkan ustadz yang berdakwah dengan niat cari uang dari dakwah itu. Kita tidak tahu nilai keimanan orang sesungguhnya. Hanya Allah yang tahu. Tugas kita berprasangka baik, Pahamkan sayang..”

” Babo..saya terharu babo. Dari kecil saya tidak di didik agama dengan baik tapi saya percaya Allah sangat sayang dengan saya.”
” Prasangka kamu kepada Allah itulah yang akan menuntunmu kepada sebaik baiknya kesudahan. Tenangkan hatimu, tetapkan berusaha selangkah demi selangkah dengai niat karena Allah untuk berubah menjadi lebih baik, ya sayang..”

” Ya babo..i love you..
” Love you too, dear..

Islam yg Lembut

Islam yg Lembut

5 artikel terakhir di Blog Mutiara Bijaksana

Yuuk langganan Blog Mutiara Bijaksana

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Mari Berkomentar...


Categories: Spiritualitas