Apakah ada dampak Pokemon Go pada anak kita?

Dampak Pokemon Go pada anak – banyak orang tua melihat game sebagai hal negatif, karena membuat anak malas mengerjakan PR dan malas beranjak keluar rumah. game digital membuat anak lebih banyak berdiam diri di depan komputer atau televisi namun kehadiran game fenomenal Pokemon Go telah mematahkan stigma “berdiam diri” tsb. game ini memang mewajibkan pemainnya untuk pergi keluar rumah dan menangkap Pokemon di dunia nyata. nah pertanyaannya apakah game ini cocok dimainkan anak-anak? dan apa dampaknya ya?

Dampak Pokemon Go pada anak

Pokemon Go bisa dibilang sedang mendominasi dunia game. banyak gamers seluruh dunia tergila-gila dengan game ini, rata-rata seorang pemain Pokemon Go dapat menghabiskan lebih dari 30 menit untuk bermain. ini melebihi waktu pemakaian aplikasi populer seperti Facebook, Twitter, Snapchat atau Instagram

Alasan mengapa Pokemon Go menjadi fenomenal adalah karena akar dari game tsb yaitu anime Pokemon memang sudah terkenal. anime Pokemon mendunia sejak 1998, namun ketika itu belum ada smartphone dan tablet secanggih sekarang

lagipula gamers sudah banyak yg bosan hanya duduk berdiam diri di depan layar komputer dan televisi. kehadiran Pokemon Go yg simpel, mobile dan portabel menarik animo pemain karena mendukung banyak sekali interaksi sosial dengan sesama pemain lain

Pokemon Go memang memungkinkan pemain menangkap Pokemon (semacam monster kecil dan imut) di dunia nyata. pemain bsia melihat dunia pokemon melalui layar ponsel dan tablet. nantinya pemain akan melihat berbagai obyek dan animasi 3D secara augmented reality

berbagai jenis pokemon bisa ditemukan di berbagai area. contoh jika bunda/ayah berada di dekat sungai maka kemungkinan besar akan menemukan pokemon yg hidup di  daerah perairan

setelah pokemon ditangkap, tugas pemain selanjutnya adalah melatih monster kecil itu agar semakin besar dan kuat. nantinya pokemon bisa dikompetisikan untuk melihat siapa yg terbaik dan terkuat. pokemon juga bisa dibarter dengan pemain lain

game Pokemon Go memang banyak dimainkan generasi akhir 90-an yg kini sudah beranjak dewasa. namun popularitasnya membuat banyak anak-anak kecil yg juga ingin tertarik memainkan Pokemon Go. jika melihat rekomendasi dari Google Play dan AppStore, rekomendasi usia untuk bermain adalah minimal 9 tahun ke atas

nah melihat sifat dari game ini yg mengharuskan pemain bepergian mencari pokemon, apakah aman untuk anak-anak?

untuk anak kecil usia SD sebaiknya bermain Pokemon Go dengan berpartner dengan anak-anak lainnya dan larang mereka agar tidak bepergian terlalu jauh. orang tua juga harus mengawasi dan memberi pendampingan. kemana mereka pergi, apakah wilayah yg mereka tuju aman, apakah disana banyak kendaraan yg melaju kencang? intinya, peran vital orang tua amat diperlukan untuk menjaga keselamatan anak

apakah ada sisi positif atau negatif dari Pokemon Go?

dampak positif atau negatifnya bergantung pada cara orang tua membimbing sang anak. game ini bisa mendorong keakraban orang tua dan anak, “memaksa” anak dan orang tua bepergian bersama. selain itu jika dilakukan berpartner dengan anak-anak lainnya di sekitar rumah, anak bunda/ayah akan belajar bersosialisasi dan bekerja sama dengan anak-anak lainnya

Dampak Pokemon Go pada anak

Dampak Pokemon Go pada anak (ilustrasi)

sifat dari anak memang sangat suka bermain. tinggal bagaimana orang tua mengawasi agar anak tidak menjadi kecanduan hingga lupa belajar, lupa beribadah dan lupa mengerjakan tugas-tugas sekolah. selalu berikan pemahaman pada anak agar tidak diperbudak oleh game

5 artikel terakhir di Blog Mutiara Bijaksana

Yuuk langganan Blog Mutiara Bijaksana

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Mari Berkomentar...


Categories: Parenting