Bunda harus tahu: Arti dibalik Tangisan Bayi (part 3)

Arti dibalik Tangisan Bayi – artikel ini adalah gerbong ketiga dari seri artikel memahami arti tangisan bayi. semoga dapat membantu bunda (dan ayah juga) khususnya yg baru saja memiliki bayi. selamat membaca!

Arti dibalik Tangisan Bayi

baca juga: cara memahami tangisan bayi part 2

terlalu banyak stimulan / rangsangan
yg dimaksud dengan stimulan disini adalah rangsangan pada panca indera bayi. bisa saja ia menangis karena: dikelilingi terlalu banyak mainan di tempat tidur/boks-nya, terlalu lama diayun-ayun, suara dan bebunyian gaduh atau terlalu keras yg terasa asing di telinganya, lampu yg terlalu silau, bebauan menyengat (mungkin dari masakan), dll. tangisan bayi yg seperti ini kira-kira artinya: “cukup sudah”, “cukup ya, aku cape”

ciri-ciri bayi yg menangis karena terlalu banyak stimulan

  • menangis sejadi-jadinya setelah dikelilingi banyak orang atau karena faktor yg telah ditulis diatas
  • durasi tangis yg cukup lama

cara mengatasinya mudah. bawa bayi bunda ke tempat sepi dan tenang. atau bersihkan boksnya dari mainan-mainan yg terlalu banyak. periksa juga apakah ada bebauan menyengat? (mungkin bunda terbiasa dengan wangi masakan olahan pete/terasi, tapi bagi bayi, bebauan ini adalah stimulan yg “berat”), adakah suara gaduh? dll

minta digendong
ciri-ciri bayi yg menangis karena minta digendong

  • semua kebutuhannya sudah dipenuhi tapi tetap saja menangis (popok sudah diganti, baru selesai makan, tidak ada gejala sakit, dll)
  • tangis tidak akan berhenti sebelum bunda menggendongnya
contoh teething toys

contoh teething toys

mau tumbuh gigi
ciri-ciri bayi yg menangis karena giginya mau tumbuh:

  • rewel dan menangis terjadi pada sore/malam hari
  • menangis kuat seperti tangisan jika sedang sakit
  • kehilangan nafsu makan dan suhunya lebih tinggi daripada biasa (demam)
  • air liur lebih banyak daripada biasanya
  • lebih sering menggigit

kondisi ini akan berangsur-angsur sembuh dengan sendirinya. cukup berikan obat penurun panas. jangan lupa untuk selalu menyeka mulut dan dagunya, karena air liur yg berlebihan dan lupa diseka akan menyebabkan ruam. bunda juga bisa memberikan teething toys (mainan bayi yg aman untuk digigit-gigit). teething toys dapat membantu bayi melepaskan rasa tidak nyaman di gusinya

marah
bayi juga bisa marah loh! terutama pada usia 8-9 bulan dimana ia sudah mulai bisa memahami konsep “aku ingin…” dan ketika keinginannya tidak terpenuhi, ia tertekan dan marah. ledakan amarah ini bisa terjadi jika bayi bunda lebih agresif daripada bayi yg berkepribadian tenang. bunda tidak perlu khawatir. ini bukan tanda jika nantinya ia akan berkembang menjadi pribadi yg pemarah. ini hanyalah cara bayi melepaskan emosi, tugas bunda dan ayah untuk mengontrol emosinya

ciri-ciri bayi yg menangis karena marah

  • suaranya sangat khas, ia menangis dengan mata setengah tertutup atau mulut yg setengah terbuka
  • sambil menangis, kepalanya juga bergerak-gerak menoleh ke kiri dan kanan
  • ia juga meronta, tangan dan kakinya memukul-mukul

cara mengatasi: biarkan dia menangis sebentar, lalu tenangkan. berikan mainan padanya untuk mengalihkan perhatian bayi

takut
ciri bayi yg menangis karena takut

  • menangis sambil membelalakkan mata dan kepalanya terus menoleh ke belakang
  • tangisan makin keras jika ia semakin takut
  • bertemu orang baru: menangis karena bertemu / digendong orang yg tidak ia kenal
  • menangis karena gelap
  • menangis karena suara bising (akibat terlalu banyak stimulan)

iritasi mata
jika ada benda asing seperti debu di matanya, bayi juga bisa menangis. segera usap dengan kain lembut dan kompres matanya dengan air hangat. jika terus berlanjut segera konsultasikan ke dokter anak

5 artikel terakhir di Blog Mutiara Bijaksana

Yuuk langganan Blog Mutiara Bijaksana

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

semoga bunda terbantu dengan artikel ini ya. cheers!
Arti dibalik Tangisan Bayi

Mari Berkomentar...


Categories: Ibu & Bayi