Wajib dibaca Bunda: Cara Memahami Arti Tangisan Bayi (part 1)

Cara Memahami Arti Tangisan Bayi

Cara Memahami Arti Tangisan Bayi

Cara Memahami Arti Tangisan Bayi – Seperti yg telah kami tuliskan di artikel Mengenal 8 Cara bayi berkomunikasi dengan bunda, menangis adalah bentuk komunikasi paling utama dan yang paling sering digunakan bayi. dengan menangis, bayi ingin memberitahukan pada orang-orang disekitarnya tentang kondisi yg ia alami. artikel ini adalah rangkaian pertama dari beberapa artikel tentang makna tangisan bayi bunda

Cara Memahami Arti Tangisan Bayi

Lapar, haus atau ingin menyusu
ciri-ciri bayi bunda menangis jika sedang lapar adalah:

  • tangisannya memiliki pola atau irama yg teratur
  • tidak disertai dengan jeritan atau lengkingan tinggi. namun jika dibiarkan terlalu lama, bisa saja melengking karena bayi sudah amat lapar
  • perhatikan: ada jeda untuk bernapas lalu menangis lagi
  • bunyi tangisannya akan seperti “nnah” atau nneh”
  • kadang mulut bayi juga terbuka seperti sedang mengisap atau seperti mencari puting susu

kolik
ciri-ciri bayi yg menangis karena kolik adalah:

  • tangisannya disertai lengkingan atau jeritan
  • dapat menangis terus-terusan hingga lebih dari 3 jam. berhenti selama 2 sd 3 menit kemudian berlanjut lagi
  • tangisan ini disertai kondisi fisik seperti: wajah kemerahan, perut keras menegang, kaki ditarik-tarik ke arah perut, tangan mengepal, tubuh bayi kaku dan bisa juga sembari buang angin
  • tangisan bayi karena kolik terdengar seperti “eairhh”

ingin dipeluk / digendong
terutama oleh bundanya.  secara naluriah bayi memang ingin selalu mendapat sentuhan dan pelukan dari bunda. berikan intensitas pelukan yg banyak tiap hari pada bayi. ciri-ciri bayi menangis karena ingin dipeluk adalah nada tangisannya rendah. tangisan ini terjadi biasanya setelah disusui atau diganti popok

mengantuk dan kecapaian
ciri-ciri bayi yg menangis karena mengantuk dan atau capai adalah:

  • bergerak-gerak gelisah lalu diteruskan dengan tangisan pelan
  • bunyi tangisannya seperti “owwhh”
  • tangisanya putus-putus, sebentar menangis sebentar berhenti namun terjadi berkelanjutan
  • sambil menangis, kadang disertai dengan mengusap mata, wajah atau bayi menarik telinganya sendiri
  • ciri fisik lainnya: sering menguap lalu memutar kepala atau menggeliat dan melengkungkan tubuhnya

ingin sendawa
ciri bayi yg menangis karena ingin bersendawa adalah nada tangisan agak rendah dan kedengarannya seperti bunyi “ehh” yg diucapkan pendek namun berulang-ulang. tangisan model ini biasanya terjadi jika bayi terlalu kenyang sehingga perutnya tidak nyaman. untuk itu segeralah bunda sendawakan bayinya

artikel ini akan kami lanjutkan ke bagian keduanya. so stay tune bunda!

5 artikel terakhir di Blog Mutiara Bijaksana

Yuuk langganan Blog Mutiara Bijaksana

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Cara Memahami Arti Tangisan Bayi

Mari Berkomentar...


Categories: Ibu & Bayi